109 Pendonor Darah Terima Penghargaan

PURBALINGGA, HUMAS – Sebanyak 109 pendonor darah sukarela (DDS) yang rutin mendonorkan darahnya di Unit Donor Darah(UDD) PMI Kabupaten Purbalingga dan 10 sekolah terbaik penyelenggara donor darah meraih penghargaan dari bupati Purbalingga.

Wabup Sukento Ridho Marhandrianto menyerahkan piagam penghargaan kepada para pendonor sukarela dan sekolah terbaik penyelenggara donor darah  (1)Wabup Sukento Ridho Marhandrianto menyerahkan piagam penghargaan kepada para pendonor sukarela dan sekolah terbaik penyelenggara donor darah  (3)Wabup Sukento Ridho Marhandrianto menyerahkan piagam penghargaan kepada para pendonor sukarela dan sekolah terbaik penyelenggara donor darah  (2)Wabup Sukento Ridho Marhandrianto menyerahkan piagam penghargaan kepada para pendonor sukarela dan sekolah terbaik penyelenggara donor darah  (4)Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi yang tertinggi kepada para pendonor yang telah mendonorkan darahnya dengan sukerela sebanyak 25 kali serta penghargaan untuk 10 sekolah terbaik dalam penyelenggaraan kegiatan donor darah di lingkungan sekolah untuk periode tahun 2012-2013.

“Penghargaan sebagai pahlawan kemanusiaan ini sudah sepantasnya diberikan kepada pendonor darah sukarela (DDS), mengingat para pendonor tersebut telah menyumbangkan darahnya dengan ikhlas tanpa pamrih untuk disalurkan kepada pasien yang membutuhkan tranfusi darah tanpa peduli

siapa yang disumbang darahnya,”kata Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Purbalingga Drs Suyitno saat memberikan sambutan Penyerahan Penghargaan dan Temu Donor Darah Sukarela

(DDS) Ke 25 Kali Kabupaten Purbalingga Tahun 2013 di hadapan Wakil Bupati Purbalingga Drs Sukento Ridho Marhaendrianto MM di Pendopo Dipokusumo Kamis (5/12).

Selain dihadiri wabup Purbalingga, kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Purbalingga, Ketua DPRD Kabupaten Purbalingga, para Kepala Dinas/

Kantor/SMA/SMK, jajaran pengurus PMI Kabupaten Purbalingga dan para pendonor darah sukarela.

Suyitno menuturkan penghargaan sebagai pahlawan kemanusiaan sudah sepantasnya diberikan kepada pendonor darah sukarela (DDS), mengingat para pendonor tersebut telah menyumbangkan darahnya dengan ikhlas tanpa pamrih untuk disalurkan kepada pasien yang membutuhkan tranfusi darah tanpa peduli siapa yang disumbang darahnya.

Selain iklas tanpa pamrih para pendonor juga tidak meperdulikan darahnya disumbangkan
untuk siapa baik pejabat, orang kaya, orang miskin tanpa memandang agamanya apa demi untuk menolong sesama yang sedang membutuhkan oleh karena itu mereka layak mendapatkan pengahrgaan tersebut.

“Selain iklas tanpa pamrih para pendonor juga tidak meperdulikan darahnya disumbangkan untuk siapa baik pejabat, orang kaya, orang miskin tanpa memandang agamanya apa demi untuk menolong sesama yang sedang membutuhkan oleh karena itu mereka layak mendapatkan pengahrgaan tersebut, “tuturnya.

Wakil Bupati Purbalingga Drs Sukento Ridho Marhaendrianto MM mengatakan tingginya kebutuhan darah belum bisa dipenuhi secara maksimal karena rata-rata ketersediaan kantong darah di PMI pertahunnya baru mencapai 1,2 juta kantong darah. Sedangkan kebutuhan darah di seluruh indonesia sampai saat ini sudah mencapai 4 juta kantong darah pertahun.

Untuk mencukupi kebutuhan tingginya permintaan darah, wabup juga mengajak kepada relawan melakukan donor darah secara rutin setiap tiga bulan sekali. Selain itu relawan juga diharapkan mensosialisasikan secara aktif di tengah masyarakat akan pentinganya donor darah agar kebutuhan darah bisa tercukupi.

“Permintaan kebutuhan darah setiap tahunnya semakin tinggi, untuk itu mari donor darah secara rutin setiap tiga bulan sekali. Selain itu relawan juga diharapkan untuk mensosialisasikan secara aktif di tengah masyarakat akan pentinganya donor darah agar kebutuhan darah bisa tercukupi,”pintanya

Ketua Penyelenggara Temu Relawan Donor Darah dr H Jusi Febrianto melaporkan, dalam rangka peringatan hari relawan PMI yang diperingati tanggal 26 Desember 2013 serta tindak lanjut rencana kegiatan UDD PMI Kabupaten Purbalingga diagendakan setiap dua tahun sekali.

Selain itu tujuan dari kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi yang tertinggi serta ucapan terima kasih yang diberikan oleh UDD PMI Kabupaten Purbalingga, dan diharapkan para pendonor dapat menyebarkan informasi tentang manfaat donor dan meluruskan anggapan masyarakat tentang ketakutan akan donor darah.

Setiap tahun PMI memberikan penghargaan bagi para pendonor ke 10 kali, 25 kali, 50 kali, 75 kali dan 100 kali, penhghargaan ke 10 kali dan 25 kali diberikan oleh bupati di kabupaten/kota. Dan untuk tahun 2013 PMI Kabupaten Purbalingga memberikan piagam penghargaan donor darah rutin sebanyak 25 kali kepada 109 orang terdiri 106 orang laki-laki dan dua orang perempuan.

Penghargaan juga diberikan kepada 10 sekolah terbaik dalam penyelenggaraan kegiatan donor darah yang dilakukan oleh pihak sekolah serta diambilkan data penyelenggaraan kegiatan tahun 2012 sampai dengan tahun 2013.

Untuk kategori Sekolah Menengah Atas dan Madrasah Aliyah diambil lima sekolah terbaik dalam penyelenggaraan donor darah di sekolah untuk terbaik I SMAN 1 Bukateja, terbaik ke II SMAN 1 Padamara, terbaik ke III SMAN 1 Rembang, terbaik ke IV SMAN 1 Kutasari dan terbaik ke V diraih SMAN 1 Bobotsari.

Lima terbaik untuk kategori Sekolah Menengah Kejuruan, terbaik ke I SMKN 1 Kaligondang, terbaik ke II SMK YPT 2 Purbalingga, terbaik ke III SMKN 1 Kutasari, terbaik ke IV SMK YPT 1 Purbalingga serta untuk terbaik ke V diraih SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga. (Humas-Key)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

RSUD dr. Goetheng Tarunadibrata © 2013 Frontier Theme